Never Bite The Hands That Feed You

Never Bite The Hands That Feed You
Oleh: Men Jung
Transformation Coach & People Development Trainer www.menjung.com

Pernahkah Anda berhadapan dengan karyawan yang seringkali mengeluh terhadap perusahaan tempat dia bekerja? Tak jarang karyawan tersebut bahkan mengeluarkan kata-kata cercaan, mengungkapkan kekesalan bahkan seluruh pandangannya yang negatif. “Perusahaan tempat saya bekerja payah. Gajinya rendah, pekerjaannya banyak. Tidak peduli pada karyawan.” Begitulah kira-kira sedikit kekecewaaan yang mereka utarakan.
Seringkali ketika Anda tidak puas dengan perusahaan tempat Anda bekerja, Anda menggerutu dan kecewa terhadap apa yang Anda terima. Tidak sedikit karyawan yang mengajukan protes, untuk kenaikan gaji misalnya, bahkan ada yang sampai bersifat merusak ketika tidak direspons. Suasana yang sangat tidak mengenakkan tentunya bagi siapapun. Ironis memang jika melihat hal ini lebih dekat lagi. Segala sesuatu yang dirusak adalah milik bersama dalam organisasi. Mereka seolah tidak peduli dan ingin tuntutannya dipenuhi dengan cara apapun.
Kerusakan yang lebih parah lagi bukan dalam bentuk fisik tapi dalam bentuk yang berbeda. Anda dapat melihat sendiri sudah berapa banyak kasus korupsi yang menggerogoti dan menimbulkan kerusakan di banyak organisasi. Banyak yang mau menerima gaji dari organisasi tempat mereka bekerja tapi tidak sedikit juga yang mau mengambil lebih melalui cara-cara yang tidak berkenan.
Melihat keadaan seperti di atas, saya teringat dengan sebuah ungkapan yang mengatakan “Never bite the hands that feed you.” Jangan pernah menggigit tangan yang memberi Anda makan. Agaknya kita dapat belajar banyak dari ungkapan sederhana ini. Bila saat ini Anda bekerja pada sebuah perusahaan tertentu, sudah menjadi kewajiban Anda untuk memberikan yang terbaik yang Anda miliki. Seluruh kekuatan, tenaga dan pemikiran harus Anda kerahkan untuk membangun organisasi di mana Anda berada.
Anda yang memilih berada di dalamnya jadi bagaimanapun juga Anda ikut bertanggungjawab atas apa yang terjadi pada organisasi tersebut. Inilah paradigma berpikir yang harus Anda tanamkan. Bukan malah sebaliknya Anda menyebarkan sesuatu yang negatif secara tidak bertanggungjawab. Organisasi tersebut bukan hanya tanggugjawab pemilik atau pimpinan tapi secara kolektif seluruh yang berada di dalamnya.
Kalau Anda memang pada dasarnya tidak sejalan, maka lebih baik Anda mengambil keputusan untuk meninggalkan organisasi tersebut daripada Anda melakukan hal-hal yang sifatnya negatif dan kurang berkenan. Anda tentu tidak mau menjadi orang yang di satu sisi menerima dari organisasi dan di sisi lain Anda malahan menggigit.
Jika Anda memilih untuk mengumpat, maka tentunya hal tersebut akan berdampak tidak baik pada kinerja Anda sendiri maupun organisasi. Akan lebih baik jika Anda dapat menyuarakannya melalui cara yang lebih baik dan profesional kepada pihak yang memang berwenang dalam organisasi tersebut. Tindakan destruktif tidak akan pernah menyelesaikan permasalahan. Jadilah lebih bijaksana dengan membawa angin perubahan yang positif dan bersifat membangun. Kala Anda melihat ada yang tidak benar, benahilah dengan cara yang baik dan dapat diterima.

Salam Transformasi!

(ditulis oleh team People Business Magazine)

Oleh: Siti Meiyana Arafah

Boleh dan Jangan Dilakukan untuk SUKSES KARIER

Sikap dan perilaku tertentu dapat membuat karier maju, dan sikap yang lainnya bisa mendatangkan kehancuran.

Berikut uraiannya:
1. Jangan pilih pekerjaan karena tren
Boleh amati tren, tapi jangan pilih pekerjaan karena para ahli
memprediksi pekerjaan tertentu akan banyak dibutuhkan. Bekerja
pada pekerjaan yang tidak Anda sukai bisa membuat stress dan tidak
produktif untuk pertumbuhan kepribadian dan perkembangan karier
Anda.

2. Boleh punya hasrat untuk karier dan hidup
Hasrat atau tujuan adalah kompas Anda, menjaga anda tetap di jalur
mendengarkan dan klarifikiasi opsi-opsi Anda. Jalani hidup dengan
penuh gairah. Tujuan Anda harus tercermin dalam keluarga dan
aktivitas lainnya.

3. Jangan punya harapan yang tidak realistis
Jangan mengharap langsung mendapatkan keuntungan materi.
Membangun karier itu perlu waktu dan usaha

4. Rencanakan karier Anda
Bersikap proaktif dengan secara periodik menilai diri sendiri,pekerjaan,
dan tujuan-tujuan karier Anda.

5. Kenali diri sendiri
Tuliskan sifat-sifat kepribadian Anda, tujuan-tujuan, kebutuhan2,
minat, keterampilan yang ingin Anda ungkapkan dalam pekerjaan
ideal anda. Jelajahi opsi-opsi sesuai. Pertimbangkan lingkungan
kerja, tugas dan persyaratan dan apakah sesuai dengan kepribadian
Anda.

6. Klarifikasi tujuan
Tahu mengapa Anda menginginkan tujuan-tujuan ini, bagaimana Anda
dan orang lain bisa mendapatkan manfaatnya.
menuliskan tujuan Anda dalam present tense menunjukkan hasil
yang diinginkan.
Buat Kerangka besar untuk mencapai masing-masing tujuan dan
tetapkan batas waktu yang masuk akal. Bagi tujuan menjadi langkah2
kecil, bekerja mundur dari dari hasil yang Anda inginkan.
Fokus setiap hari pada mengerjakan sesuatu, sekecil apapun, untuk
bergerak ke arah tujuan Anda. Janji pada diri sendiri untuk meraihnya
dan selalu gigih.

7. Jangan buang waktu
Waktu tak bisa reproduksi. Kelola secara bijak. Bangun lebih awal
setiap pagi untuk berpikir dan merencana. Buat daftar to do.
Kaji catatan harian anda untuk eliminasi kebiasaan2 buruk dan perbaiki
pola kerja. Hindari sosialisasi tanpa persiapan, telepon atau email yang
tidak terkait dengan pekerjaan. Belajar untuk berkata tidak.
Delegasikan pekerjaan bersama dengan otoritas dan tanggungjawab
pada orang yang tepat membuat Anda dapat menyelesaikan tugas2
yang paling penting. Puji orang yang Anda delegasikan. Gunakan
organizer. Jangan menunda, Buat janji atau telepon sekarang.
Rencanakan waktu untuk perkembangan pribadi dan rekreasi.

8. Terus belajar
Pengetahuan itu kuat. Keterampilan2 Anda harus sesuai dengan
perubahan kebutuhan perusahaan, profesi, dan industri Anda. Ikuti
perkembangan teknologi, pengetahuan lewat seminar, workshop,
newsletter, asosiasi profesioanal dan internet. Pastikan pelatihan
dan sertifikasi sesuai dengan tujuan-tujuan karier Anda. Dapatkan
pengalaman yang relevan. Pengetahuan praktis cara mengerjakan
sesuatu membuat Anda dapat menyelesaikan masalah secara
kreatif dan cepat.

9. Jangan menghindari tantangan dan risiko
Pandang tantangan sebagai pengalaman pembelajaran baru yang
menarik. Lihat risiko sebagai peluang2 untuk tumbuh.

10.Tampak dan bertindak profesional
Profesionalisme terdiri dari banyak sikap dan perilaku. Image Anda,
persepsi orang2 terhadap Anda, terdiri dari sifat2 pribadi,
komunikasi efektif, kompetensi, kewibawaan, dan integritas anda.
Keterampilan2 ini membuat Anda dapat berinteraksi dengan nyaman
dengan orang lain.
Profesionalisme juga terdiri dari kepercayaan, keadilan, respek, etika
kesopanan dan integritas. Profesional menghargai orang lain
memenuhi janji, bisa diandalkan, supportive dan berjuang untuk
meraih yang terbaik.

11. Jangan mengucilkan diri
Bangun network. Tahu apa yang terjadi dalam perusah. dan industri
Anda.
Bina hub dgn kolega, customer dll
Saling tukar ide, informasi dan pekerjaan
Aktif dan selalu bisa ditemui
Bergaul dgn orang2 positive dan supportive
Jangan bakar jembatan, jika pindah kerja tinggalkan pesan positif.
Ingat mantan klien dan kolega dapat menjadi sumber yang berharga
untuk referensi dan saran.

12. Komunikasi secara tepat
Profesional yang paling efektif menghabiskan 80% dr waktu adalah
mendengarkan. MENDENGARKAN perlu partisipasi energetik,
keterbukaan dan reseptivitas. Kadang perlu percakapan intens,
kali lain yang diperlukan adalah diam. Ajukan pertanyaan jika tidak
jelas tentang sesuatu. Simpulkan apa yang anda dengar untuk
mengoreksi salah pengertian. Dengarkan setiap kata. Tunjukan
kepada orang tersebut, Anda mengerti apa yang mereka rasakan
kepada orang lain. Hindari komentar negatif tentang orang atau
organisasi.

13. Jangan sampai sifat-sifat positif jadi hambatan
Sifat-sifat seperti percaya diri itu memang positif, tapi bisa
kehilangan nilai jika menjadi berlebihan. Orang yang terlalu PD
dapat arogan, tidak realistis, dan buta dengan keterbatasan2
mereka. Orang2 yang didorong keinginan untuk terlalu besar
utk berprestasi dapat kasar dalam mengejar prestasi.

14. Gunakan kekuatan pikiran
- Anda punya kekuatan untuk mengendalikan karier Anda.
Percaya pada intuisi.
- Kembangkan optimisme.
- Harapkan hal-hal baik dan kuatkan hal2 positif dlm diri Anda dan
dalam orang lain.
- Fokus pada apa yang dapat Anda kerjakan ketimbang yang tak
bisa Anda kendalikan.
- Terima apapun yang Anda raih
- Awali setiap hari dengan pikiran positif
- Terus tumbuh dan bergerak maju

Semoga bermanfaat.
Salam Pelita Fikir Indonesia
(disadur dari Tabloid Aura)

Oleh:
Siti Meiyana Arafah

Design Your Live For Success

Karena anak anak kita adalah harta terbesar yang kita miliki.

Sebagai Orang tua pernahkah anda mengalami hal ini pada diri anak anak anda?
Ini dia
:
• Anak malas belajar
• Prestasi belajar anak menurun
• Anak anda kurang memiliki motivasi untuk berprstasi
• Tidak percaya diri
• Tidak semangat dalam belajar
• Sering merasa tidak bisa,
• Menganggap pelajaran adalah hal yang sulit
• Stress menghadapi ujian / ulangan
• Menganggap Ulangan / ujian adalah momok yang menakutkan
• Membaca adalah sesuatu yang menjengkelkan
• Sulit konsentrasi dalam belajar

Kini bayangkan putra/ I anda menjadi
lebih berprestasi di sekolah, memiliki motivasi dan semangat yang luar biasa, , Menyadari akan potensi diri yang dimilikinya, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, semangat belajar nya meningkat, Mampu menerapkan Teknik “MEMBACA sampai dengan 5X LEBIH CEPAT” , Mampu membaca 1 hal / detik dan lebih dari 20.000 kata /menit hingga mampu menanamkan bahwa membaca buku pelajaran itu mudah dan menyenangkan , termotivasi dalam membaca buku buku pelajaran sekolah

DESIGN YOUR LIFE FOR SUCCESS
Resort di area Bogor / Puncak .15 – 16 Agustus 2009

Pelatihan Motivasi ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan gairah belajar dari peserta, agar kinerja peserta di sekolah bisa bersinar dengan cemerlang. Motivasi adalah semacam energi positif di dalam diri yang harus selalu dijaga dan dirawat secara profesional. Bila tidak dijaga, maka dia akan meredup dan menghilang dalam keraguan dan ketidakpastian.

Training motivasi ini tidak akan membicarakan tentang teori motivasi dan hal-hal teknis yang berkaitan dengan hal tersebut. Training motivasi ini dapat menginspirasi dan membangkitkan semangat belajar peserta dari yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Ketika umat manusia menyadari bahwa kemajuan ilmu dan teknologi yang terus membawa perubahan secara cepat membutuhkan kemampuan penyesuaian diri dengan cepat, maka berbagai sarana pembelajaran menjadi sandaran manusia untuk tetap dapat bersanding dengan pesatnya perubahan jaman.Salah satu media informasi dan pembelajaran yang tak lekang oleh masa adalah media tertulis, seperti buku, jurnal, report, majalah dan sebagainya.

Tuntutan kecepatan perubahan telah pula mengubah paradigma manusia tentang “membaca”, menjadi bergeser dari sekadar melihat huruf demi huruf, kata demi kata dan kalimat demi kalimat. Pola lama ini sangat memakan waktu sehingga rentan terhadap kejenuhan dan ketidaktuntasan. Apalagi jika pola dan gaya bahasa yang tersaji kurang menampilkan impresi yang menggemaskan atau keunikan yang menggelitik

“Mentally Magic Reading (MMR)” yang memanfaatkan betapa hebatnya potensi pikiran bawah sadar (uncosciousness) manusia dengan peripheral vision, yang bisa secara cepat menyelesaikan bacaan sampai lebih dari 20 ribu kata per menit atau 2 halaman per detik, bahkan dengan media bacaan dalam posisi terbalik.

Teknik ini memungkinkan untuk
mendapat pemahaman isi bacaan tanpa harus melihat huruf demi huruf atau kata demi kata.
Hal ini disebabkan pikiran bawah sadar manusia mempunyai rekaman yang sangat luar biasa yang dapat mengenali dan menyerap informasi dengan cepat tanpa harus melihat detailnya.
Menyadari dan merasakan betapa besar manfaat dan keuntungan luar biasa yang diperoleh dengan teknik MMR, maka sangat layak jika saat ini banyak para akademisi, eksekutif, entrepreneur bahkan dokter dan pengacara serta ibu rumah tangga yang ingin menguasai teknik MMR.

Melalui pikiran positif setiap peserta diharapkan dapat memompa semangat motivasi dalam diri mereka masing-masing. Baik itu motivasi untuk belajar lebih giat lagi, motivasi untuk selalu mensyukuri apa yang telah diberikan orangtua dan para guru, motivasi untuk bangkit dari rasa malas dan jenuh, motivasi untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan di sekolah

Tujuan Pelatihan

Tujuan Utama Pelatihan Design Your Life for Success ini, adalah untuk:
*Memotivasi dan membangun semangat para peserta, agar meningkatkan potensi dirinya melalui kekuatan pikiran untuk meraih keinginan dan kesuksesan dalam proses belajar di sekolah
Membuang semua hambatan untuk meraih kesuksesan yang ada di dalam diri peserta.
Mengenal paradigma baru tentang membaca dengan menggunakan metode MMR ( Mentally Magic Reading )
Membangun motivasi peserta dalam membaca serta Mampu membaca 1 hal / detik dan lebih dari 20.000 kata /menit hingga mampu menanamkan bahwa membaca buku pelajaran itu mudah dan menyenangkan

Manfaat Pelatihan

Setelah mengikuti training ini, peserta:
1. Memahami tentang cara kerja pikiran manusia
2. Memahami tentang komunikasi pikiran sadar dan bawah sadar
3. Mampu menghilangkan penyakit mental (mental block) yang merugikan
4. Mampu membentuk kebiasaan-kebiasaan positif
5. Menjadi lebih percaya diri, menciptakan personal brand & citra diri positif.
6. Mampu mencapai impian yang diinginkan
7. Mampu mensinergikan faktor kelebihan diri untuk mencapai kinerja yang efektif dan prestasi individu yang maksimal
8. Memiliki Target untuk menjadi pelajar berprestasi
9. Berpikir kteatif dalam memecahkan permasalahan
10. Siap dalam menghadapi ulangan atau ujian agar berprestasi gemilang disekolah
11. Menggunakan “UNCONSCIOUS MIND” untuk Membaca Kilat
12. Mampu menerapkan Teknik “MEMBACA sampai dengan 5X LEBIH CEPAT”
13. Memahami Metode “MEMAHAMI ISI BUKU” tanpa membaca kata demi kata
14. Membuat “PETA PIKIRAN” secara EFEKTIF dan BERMANFAAT
15. Penggunaan MMR secara PRAKTIS pada “BERBAGAI MEDIA BACAAN”
16. dan teknik-teknik luar biasa lainnya yang sangat bermanfaat

Metode Pelatihan :
Pelatihan ini menggunakan metode “Practical Learning” dengan mengaplikasikan ilmu pengembangan diri modern yaitu NLP (Neuro Linguistic Programming), Hypnosis, Hypnotherapy, Mind Programming, dan Emotional Power dalam suasana yang ceria dan dinamis dengan berbagai Exercise, Film, Games yang mendukung topik yang dibahas.

Materi |
Managing Brain & Mind Power for Success
•Cara menghilangkan hambatan mental yang negatif
•Teknik mind programming (pemrograman otak) untuk peak performance
• Memprogram outcome (circle of excellence) untuk mencapai kesuksesan
•Law of Attraction
•Self Goal Setting
•Remove your Mental Block
•Breaking Self Limiting Belief
•The Power of Visualization
•Dll

MATERI II
Mentally Magic Reading
(UNCONSCIOUSLY READING COMPREHENSION TECHNIQUE) More THAN 1page/second, more THAN 20,000words/ minute
•Paradigma baru tentang "Membaca Buku"
•Masuk secara cepat ke dalam "Ideal State dan "Resourceful Level
•Menggunakan "Unconscious Mind untuk Membaca Kilat
•Mengoptimalkan "Peripheral Vision" secara Efektif
•Teknik "Membaca 5X Lebih Cepat
•Metode "Memahami Isi Buku tanpa membaca kata demi kata
•Membuat "Peta Pikiran" secara Cepat dan Bermanfaat
•Penggunaan praktis pada "Berbagai Media Bacaan"
•dan teknik-teknik luar biasa lainnya

Simulasi yang digunakan, antara lain:
•The Power of Visualization
•Re-Focusing
•Self Therapy
•Circle of Excellence
•Time Line
•Memecahkan keramik dengan lampu bohlam
•Dll.

Siapa yang harus ikut ?
~ Para pelajar yang saat ini duduk di bangku SMP & SMA
~ Berapa anda harus menginvestasikan untuk program 2 hari yang sangat luar biasa ini
* Special Early Bird pembayaran s/d tanggal 3 Agustus 2009 Rp. 1.450.000,-
* Early Bird pembayaran s/d tanggal 10 Agustus 2009 Rp 1.550.000,-
* Regular Price Rp 1.750.000,-

Sudah termasuk
Workshop material selama 2 hari
Workshop kits
Akomodasi 2 hari 1 malam
Transportasi
T shirt
2 x lunch, 1 Breakfast, 1 x Dinner serta 3 x cooffee break
Cerificate
CD

Rekan Belajar
HENDRY RISJAWAN
Seorang Trainer, Braveheart Motivator, & Mind Therapist yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun di dunia Training & Development.
Seiring dengan misi hidupnya “Life for Success” ia telah memperoleh Licensed Master Practitioner of Neuro Linguistic Programming (NLP), dibawah lisensi DR. Richard Bandler (co-creator NLP) dari Society of NLP, Orlando, USA; Certified Professional Hypnotist & Hypnotherapist Instructor from IBH & HTII, Certified Master Trainer, Certified Trainer EQ, Certified People Mastery, Certified SHINE Practitioner, Certified Medical First Responder
Kecintaannya yang sangat besar kepada dunia Training telah membawanya mendirikan dan menjadi ketua Umum Trainers Club Indonesia (TCI) suatu komunitas Trainer terbesar di Indonesia dan Indonesian Association for Training & Development (IATD).
Dengan semangat yang besar dalam pengembangan potensi manusia serta membantu masyarakat Indonesia mencapai kesejahteraan, Hendry yang selain aktif di beberapa organisasi sosial, ia juga aktif memberikan berbagai training di bidang Training Mastery, Motivation, Mind Mastery, Communication, Management, Leadership, Team Building, Hypnosis, Hypnotherapy, dan Neuro Linguistic Programming (NLP) untuk seluruh kalangan di tanah air.

Abdul Aziez. S.Psi, CTNLP, CHt
Pendiri NLP Consult Indonesia, berpengalaman belasan tahun sebagai praktisi Manajemen SDM, bersertifikasi International di bidang Neuro Science (Master NLP, Neuro Semantics, Hypnosis, Hypnotherapy, CMT),
Certified Trainer in Neuro-linguistic Programming (NLP) from the National Federation of NLP (NFNLP) Florida USA. He is the founder of NLP Consult Indonesia, center of NLP and Hypnosis for Assessment, Training, Therapy and Consulting in Indonesia .
Certified in Neuro Semantics (Meta NLP) from International Society of Neuro Semantics (ISNS) USA , Basic NLP from NFNLP Florida USA , and Advanced NLP from Mindcare Organization UK . Registered as NLP Trainer at NLP Center UK (www.nlp-center. net).
He is a psychologist, certified in Hypnosis, Hypnotherapy, and Complete Mind Therapy (CMT).
Certified PhotoReading® (Learning Strategies Corp. USA )
He is the first and the only one International Certified NLP Trainer from Indonesia coaching & certifying foreign NLP Practitioners overseas.
Master Trainer Soul Power Learning , Malaysia
Master Trainer Spiritual NLP, Malaysia - Brunei – Singapore
telah banyak memberikan pelatihan dan konsultansi berbasis neuro science untuk aplikasi praktis di bidang-bidang Manajemen SDM seperti Coaching & Counseling, Recruitment, Training & Development, Training of Trainers, Industrial Relation dan Performance Management, juga untuk bidang communication, selling, leadership, supervisory, secretary, accelerated learning serta personal development. Pelatihannya telah banyak diikuti oleh berbagai perusahaan besar multinational baik manufacturing, mining, airlines, hospital, hotels, bank, oil & gas, trading, consultant, university, maupun lembaga-lembaga pemerintahan di seluruh Indonesia . Artikel-artikelnya seputar aplikasi praktis Neuro Science banyak terdapat situs-situs NLP.

Informasi dan Pendaftaran:
ISF Consulting
Tlp : (021) 32365358 - 085959580377
Email : ISF_consulting@ hotmail.com
Biaya dapat di transfer ke
Bank Permata Cabang Mall Ambasador No rek :
0 – 482157319 A/N : Irma Sustika S

What is Windows Firewall?

A firewall helps to keep your computer more secure. It restricts information that comes to your computer from other computers, giving you more control over the data on your computer and providing a line of defense against people or programs (including viruses and worms) that try to connect to your computer without invitation.

You can think of a firewall as a barrier that checks information (often called traffic) coming from the Internet or a network and then either turns it away or allows it to pass through to your computer, depending on your firewall settings. See the following illustration:

In Microsoft Windows XP Service Pack 2 (SP2), Windows Firewall is turned on by default. (However, some computer manufacturers and network administrators might turn it off.) You do not have to use Windows Firewall—you can install and run any firewall that you choose. Evaluate the features of other firewalls and then decide which firewall best meets your needs. If you choose to install and run another firewall, turn off Windows Firewall.

How does it work?
When someone on the Internet or a network tries to connect to your computer, we call that attempt an "unsolicited request." When your computer gets an unsolicited request, Windows Firewall blocks the connection. If you run a program such as an instant messaging program or a multiplayer network game that needs to receive information from the Internet or a network, the firewall asks if you want to block or unblock (allow) the connection. If you choose to unblock the connection, Windows Firewall creates an exception so that the firewall won't bother you when that program needs to receive information in the future.

For example, if you are exchanging instant messages with someone who wants to send you a file (a photo, for example), Windows Firewall will ask you if you want to unblock the connection and allow the photo to reach your computer. Or, if you want to play a multiplayer network game with friends over the Internet, you can add the game as an exception so that the firewall will allow the game information to reach your computer.

Although you can turn off Windows Firewall for specific Internet and network connections, doing this increases the risk that the security of your computer might be compromised.


What Windows Firewall does and does not do

Help block computer viruses and worms from reaching your computer:
Detect or disable computer viruses and worms if they are already on your computer. For that reason, you should also install antivirus software and keep it updated to help prevent viruses, worms, and other security threats from damaging your computer or using your computer to spread viruses to others.

Ask for your permission to block or unblock certain connection requests:
Stop you from opening e-mail with dangerous attachments. Don't open e-mail attachments from senders that you don't know. Even if you know and trust the source of the e-mail you should still be cautious. If someone you know sends you an e-mail attachment, look at the subject line carefully before opening it. If the subject line is gibberish or does not make any sense to you, check with the sender before opening it.

Create a record (a security log), if you want one, that records successful and unsuccessful attempts to connect to your computer. This can be useful as a troubleshooting tool. If you want Windows Firewall to create a security log, see Enable security logging options:
Block spam or unsolicited e-mail from appearing in your inbox. However, some e-mail programs can help you do this. Check the documentation for your e-mail program to learn more.

To enable Internet Connection Sharing on-demand dialing

You must be logged on as an administrator or a member of the Administrators group in order to complete this procedure. If your computer is connected to a network, network policy settings might also prevent you from completing this procedure.

Open Network Connections.
Click the network connection on which Internet Connection Sharing (ICS) is enabled, and then, under Network Tasks, click Change settings of this connection.
On the Advanced tab, under Internet Connection Sharing, do one of the following:
To enable ICS on-demand dialing, select the Establish a dial-up connection whenever a computer on my network attempts to access the Internet check box.
To disable ICS on-demand dialing, clear the Establish a dial-up connection whenever a computer on my network attempts to access the Internet check box.
Notes

To open Network Connections, click Start, click Control Panel, click Network and Internet Connections, and then click Network Connections.
Establish a dial-up connection whenever a computer on my network attempts to access the Internet is enabled by default. Unless you clear the check box, clients can activate the shared Internet connection from their computers by starting their Internet browsers or mail programs.
For ICS on-demand dialing to work correctly for ICS clients, the connection must be an all user connection, with the credentials saved for all users.
The Establish a dial-up connection whenever a computer on my network attempts to access the Internet check box is independent of the Allow other network users to control or disable the shared Internet connection check box.
If the Establish a dial-up connection whenever a computer on my network attempts to access the Internet check box is selected, when the ICS host computer detects a client's outbound Internet traffic, it connects to the Internet using the shared Internet connection. However, unless the Allow other network users to control or disable the shared Internet connection check box is selected, the client is unable to control when the connection connects or disconnects.

To view the status of a shared Internet connection

Open Network Connections.
Right-click the icon for the shared Internet connection, and then click Status.
Notes

To open Network Connections, click Start, click Control Panel, click Network and Internet Connections, and then click Network Connections.
If the Show icon in notification area when connected check box is selected for the shared Internet connection, you can click the icon for the shared Internet connection to open its status window.
If Windows Firewall is enabled, UPnP framework must be selected on the Exceptions tab in Windows Firewall for Internet Gateway Device Discovery and Control to work.


To control the shared Internet connection

Open Network Connections.
Right-click the icon for the shared Internet connection, and do one of the following:
To connect to the Internet using the shared Internet connection, click Connect or Enable.
To disconnect the shared Internet connection from the Internet, click Disconnect or Disable.
Notes

To open Network Connections, click Start, click Control Panel, click Network and Internet Connections, and then click Network Connections.
If your network uses a dial-up Internet connection, Connect connects you to the Internet using the shared Internet connection. If your network uses a high-speed Internet connection, Enable provides the same service.
If your network uses a dial-up Internet connection, Disconnect disconnects your shared Internet connection from the Internet. If your network uses a high-speed Internet connection, Disable provides the same service.
If the Allow other network users to control or disable the shared Internet connection check box has been selected on the Internet Connection Sharing (ICS) host computer, you can activate the shared Internet connection from a client computer by double-clicking the shared Internet connection icon, which is located in the Network Connections folder under Internet Gateway.
If the Allow other network users to control or disable the shared Internet connection check box is selected on the ICS host computer, and the Show icon in the notification area when connected check box is selected for the shared Internet connection on the client computer, you can disconnect the shared Internet connection by right-clicking the taskbar icon and selecting Disconnect.
If the Allow other network users to control or disable the shared Internet connection check box is not selected, client computers on your network are unable to control the shared Internet connection.
When you disconnect an active shared Internet connection, all of the active Internet sessions on your network terminate, and the icon for the shared Internet connection disappears from the notification area on the taskbar until the connection has been reactivated by any of your network computers.
To enable Internet Connection Sharing (ICS) Discovery and Control on Windows 98, Windows 98 Second Edition, and Windows Millennium Edition computers, run the Network Setup Wizard from the CD or floppy disk on these computers. For more information about the Network Setup Wizard, click Related Topics.
For ICS Discovery and Control to work on Windows 98, Windows 98 Second Edition, and Windows Millennium Edition computers, Internet Explorer version 5.01 or later must be installed.